Tubuh gitar terdiri
dari tiga bagian utama yaitu kepala, leher dan badan. Pada bagian kepala
terdapat mesin penala dawai. Dawai gitar yang berjumlah enam utas masing-masing
diikatkan pada enam buah pasak yang merupakan bagian dari mesin penala. Bagian
leher terdapat di antara kepala dan badan. Bagian muka leher yang masuk hingga
kira-kira seperempat papan muka dari badan gitar, merupakan papan jari yang
memiliki 19 pembatas dari logam yang dikenal dengan sebutan fret. Fungsinya
adalah untuk memproduksi tingkat ketinggian nada yang berbeda dengan jalan
menempatkan jari-jari pada ruang-ruang di antara logam-logam fret. Bagian badan
gitar berfungsi sebagai tabung resonator untuk memperbesar bunyi yang
dihasilkan oleh getaran dawai. Papan muka pada badan gitar yang bahan kayunya
lebih tipis dibanding papan belakang dan samping, disebut juga sebagai papan
suara. Pada papan suara terdapat lobang suara untuk mengeluarkan hasil produksi
bunyi. Pada dasarnya bunyi gitar dihasilkan oleh getaran dawai-dawai yang
terentang di antara batang penyanggah dawai yang merupakan pembatas antara
kepala dan leher (disebut nut) dengan gading pembatas (disebut bridge) pada
pangkal pengikat dawai di atas papan suara (disebut base).
Walaupun gitar sudah
dapat dimainkan tanpa alat-alat berikut, namun penggunaan berbagai aksesoris
dapat dipakai untuk mempermudah dalam memegang dan memainkan gitar.
Strap gitar
Strap gitar digunakan
untuk menggantung gitar melalui bahu, agar bisa bermain gitar sambil berdiri
dengan mudah. Strap berbetuk secarik kain dengan penebalan kulit sintetis di
kedua ujungnya, dimana panjangnya dapat diatur untuk menyesuaikan posisi
favorit dari pemain gitar tersebut.
Gitar memiliki
beragam jenis perlengkapan untuk memasangkan strap. Perlengkapan paling umum
adalah menggunakan pin strap, yang berupa silinder logam yang ditancapkan ke gitar menggunakan sekrup.
Secara umum, dua buah pin strap selalu terdapat pada semua gitar elektrik dan
banyak gitar akustik. Pin strap oleh sebagian orang lalu diganti dengan strap
berpengunci (strap locks) yang dapat menghubungkan gitar dan strap
dengan lebih aman.
Pin strap bawah
biasanya terletak di bagian dasar badan gitar. Sedangkan pin strap atas umumnya
terletak di sekitar ujung atas dari badan gitar, dengan posisi tepatnya yang
berbeda-beda. Posisi paling umum adalah di lengkungan badan atas gitar, di
ujung dari upper
horn ataupun
di sambungan leher gitar (heel). Beberapa gitar elektrik, terutama gitar
dengan bentuk badan yang aneh, memiliki pin strap yang dipasang di bagian
belakang badan gitar, baik salah satu pin maupun keduanya. Terdapat pula pin
starp atas yang dipasang di bagian kepala gitar.
Beberapa gitar
akustik hanya memilik satu pin strap, yaitu di dasar badan gitar. Untuk itu
ujung strap lainnya harus diikatkan ke kepala gitar. Namun, beberapa gitar
akustik dibuat tanpa pin strap sama sekali.
Plektrum(PICK)
Plektrum (atau
biasa disebut pick) adalah sepotong kecil material keras yang umumnya dipegang
dengan jempol dan telunjuk dan digunakan untuk memetik dan membunyikan senar.
Plektrum secara umum lebih sering digunakan untuk permainan gitar elektrik.
Walaupun bahan utama pembuat plektrum adalah plastik, terdapat pula
plektrum dari bahan lain, seperti tulang, kayu, logam,
ataupuntempurung kura-kura. Tempurung kura-kura
adalah bahan yang paling sering digunakan pada era awal pembuatan plektrum.
Tetapi seiring dengan kura-kura yang terancam punah dan
menjadi hewan dilindungi, tempurung kura-kura tidak lagi digunakan sebagai
bahan pembuat plektrum.
Bentuk dan ukuran
plektrum sangatlah beragam. Ukuran plektrum bervariasi mulai dari plektrum
kecil untuk jazz hingga plektrum besar untuk bass. Ketebalan plektrum juga
memengaruhi penggunaannya. Plektrum yang lebih tipis (antara 0,2 sampai
0,5 mm) biasanya digunakan untuk permainan rhythm, sedangkan plektrum yang
lebih tebal (antara 0,7 hingga 1,5+ mm) biasanya digunakan untuk permainan
melodi.
Suara gitar khas ala Billy
Gibbons disebut-sebut
dikarenakan ia menggunakan koin
Amerika atau koin Meksiko sebagai
plektrum. Hal serupa terjadi pada Brian May yang
menggunakan koin Inggris sebagai plektrum. Lain halnya dengan David Persons
yang dikenal menggunakan plektrum dari kartu kredit usang yang dipotong dengan
ukuran yang tepat.
Gitar adalah sebuah instrumen
transposing, dimana suara titinadanya satu oktaf lebih rendah dari
yang tertulis pada skor/lembaran musiknya.
Berbagai variasi tala
pada gitar dapat saja digunakan, tergantung dari pemainnya. Tala yang paling
umum digunakan — yang dikenal sebagai "Standard Tuning" —
menggunakan senar yang ditala dari E rendah ke E tinggi, dengan melintasi
rentang dua oktaf (EADGBe). Jika keenam senar dibunyikan secara terbuka (open
string) maka akan menghasilkan chord Em7/add11.
Titinadanya adalah
sebagai berikut:
Senar
|
|
|
|
pertama
|
E4
|
e'
|
329,63 Hz
|
kedua
|
B3
|
b
|
246,94 Hz
|
ketiga
|
G3
|
g
|
196,00 Hz
|
keempat
|
D3
|
d
|
146,83 Hz
|
kelima
|
A2
|
A
|
110 Hz
|
keenam
|
E2
|
E
|
82,41 Hz
|
Tabel berikut
menunjukkan titinada yang dilintasi keenam senar pada tala standar, dari fret
nol (nut) hingga fret dua belas.
0
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
9
|
10
|
11
|
12
|
E
|
F
|
F♯
|
G
|
A♭
|
A
|
B♭
|
B
|
C
|
C♯
|
D
|
E♭
|
E
|
B
|
C
|
C♯
|
D
|
E♭
|
E
|
F
|
F♯
|
G
|
A♭
|
A
|
B♭
|
B
|
G
|
A♭
|
A
|
B♭
|
B
|
C
|
C♯
|
D
|
E♭
|
E
|
F
|
F♯
|
G
|
D
|
E♭
|
E
|
F
|
F♯
|
G
|
A♭
|
A
|
B♭
|
B
|
C
|
C♯
|
D
|
A
|
B♭
|
B
|
C
|
C♯
|
D
|
E♭
|
E
|
F
|
F♯
|
G
|
A♭
|
A
|
E
|
F
|
F♯
|
G
|
A♭
|
A
|
B♭
|
B
|
C
|
C♯
|
D
|
E♭
|
E
|
Gitar yang
menggunakan tala standar dapat dengan mudah untuk ditala, dengan fakta bahwa
nada pada fret kelima sama dengan nada pada senar terbuka (open string)
sebelumnya; sebagai contoh, nada pada fret kelima pada senar keenam memiliki
nada yang sama dengan senar terbuka kelima. Pengecualian pada hal ini terjadi
antara senar kedua dan ketiga, dimana nada fret keempat pada senar ketigalah
yang sama dengan senar terbuka kedua.
Tata tala standar
telah banyak berkembang untuk menyediakan keselarasan antara pemosisian jari
yang sederhana untukchord (akor)
umum dan kemampuan untuk memainkan scale (tangga nada) umum dengan
pergerakan jari seminimal mungkin. Uniknya, tala gitar memiliki pola
pengulangan, dimana hal ini mempermudah dalam memainkan tangga nada umum.
Terdapat pula variasi dan pengembangan terhadap tala alternatif. Tala
alternatif digunakan untuk dua alasan utama: kemudahan dalam bermain dan
variasi nada yang dapat dihasilkan.
Banyak gitaris yang
menggunakan sebuah variasi tala yang ditemukan berabad lalu, dimana senar
terrendah 'diturunkan' satu nada penuh (whole
tone). Dikenal sebagai tala "Drop-D"
dimana urutan titinada senar terbukanya dari rendah ke tinggi adalah DADGBe.
Hal ini memungkinkan permainan bass dominan dan tonic senar terbuka dalam kunci D dan
D-minor. Hal tersebut juga mempermudah dalam memainkan powerchords. Eddie Van Halen seringkali
menggunakan sebuah alat yang ia patenkan yang bernama "D Tuna". Alat
tersebut berupa tuas kecil yang terhubung ke fine
tuner senar
keenam pada tremolo Floyd Rose miliknya, yang membuatnya dapat menurunkan nada
senar tersebut dari E ke D dengan mudah. Pada era modern, banyak grup rock
kontemporer yang melakukan perubahan tala senar dengan penurunan beberapa
semi-nada, menghasilkan tala "Drop-C" atau "Drop-B" sebagai
contohnya. Bagaimanapun penggunaan istilah ini kurang konsisten. Terminologi
"drop-D" selain digunakan untuk menggambarkan "drop-D" yang
sebenarnya (dimana senar terakhir diturunkan 1 nada), istilah tersebut
terkadang juga salah digunakan untuk menggambarkan tala "Standar"
berbasis D yang sebenarnya dinamakan "D-Standard" (DGCFAd').
Seperti halnya dengan
instrumen berdawai lainnya, dimungkinkan menggunakan sejumlah besar scordatura pada gitar. Bentuk umum scordatura termasuk menurunkan tala senar
ke-3 menjadi F♯ untuk meniru tala standar dari lute, terutama ketika memainkan
lagu-lagu opera renaissance yang sebenarnya ditulis untuk
lute.
Sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Gitar